Apa kabar?

Post Top Ad

Rabu, 14 Oktober 2015

Labbab-Labbab Penjilat

Oleh: Joko Bikoasih
Abraham kecil telah laknat sekarat
Gedung azimat telah berubah jadi khuldi akhirat
Memakan semua tempat keramat
Menyapu ayat-ayat perlambat kiamat

Oh, sukma cendekia
Apa otak tak setapak dengan kaumnya
Ajaran cahaya Badar telah pudar
Bagaimana  kita memuja Dia?
Tempat Nya malah kau ludahi

Peristirahatan risalah sejati mau kau bongkar
Ubun-ubun  ranum ingin kau gandengkan
Jalan-jalan thawaf hampir tak terlihat
Gerbang-gerbang masuk kau tikam pandang
Menyedot aroma lewat mercusuar tandingan

Ingin aku bungkus saja gedungmu itu
Dengan mola’ dan wasil
Atau kain ma’afir yang biasa itu
Biar api Yaman menjadi hakimnya
Dan biarkan kiswah mengibarkan kemenangan
Sebagai kurun-kurun yang berlalu
Atas kehancuran proyekmu

Biarkan pengembara tenang memuji
Jiwa yang termainkan kembali suci
Darah kesiaan tak lagi menyeka
Siksa abadi akan hadir sebagai karma
Dengan dentuman ridho ilahi

[Bandung, 14 Oktober 2015, 10.13 WIB]