Laman

Sabtu, 04 November 2017

Syukuran ke-4 Kelahiran CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung




Bertambahnya umur memiliki dua pengertian. Yaitu rasa syukur atas bertambahnya umur, dan pengingat bahwa semakin sedikit waktu kita di dunia. Sehingga harus dimanfaatkan untuk memperbaiki diri. Kedua hal tersebut yang sedang dialami oleh CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tepat pukul 00.01 pada tanggal 3 November, CSS UIN Bandung (begitu sapaan  ramahnya) bertambah umur. Sudah 4 tahun umur CSS UIN Bandung. Bertempat di depan aula Fakultas Ushuluddin UIN Bandung, ketua CSS PTN,  M. Rinaldi memotong tumpeng sebagai rasa syukur atas bertambahnya umur Organisasi mahasantri PBSB UIN Bandung (CSSMoRA). Acara lebih meriah, dengan adanya kembang api yang menerangi kegelapan malam. Tiap ketua angkatan memegang satu dan dinyalakan secara bersamaan. Maa Syaa Allah, indahnya malam itu.

Sebelum acara puncak tersebut, di selasar masjid Iqomah UIN Bandung, diadakan serangkaian acara ceremonial yang dibuka oleh MC, Nurul Dewiyana dan Randi Saputra. dilanjutkan tilawah oleh Gina Gifrianti, menyanyikan lagu wajib di setiap event di CSS UIN Bandung (Dirijen: Hanna Aisyah), dan ada sambutan dari ketua pelaksana (Fahri Yahya). “Terima kasih kepada kaka-kaka pengurus yang telah mengarahkan untuk kita belajar dalam kepanitiaan sebuah acara, sehingga mampu merealisasikan acara monumental, walaupun dengan sederhana”, ucap Fahri. Selain itu, M. Rinaldi dalam sambutannya juga menyampaikan, alasan  mengapa kepanitiaan dipilih dari seluruh angkatan 2017. Merupakan kali pertama di CSS mengerahkan kemampuan dari angkatan baru., yaitu tidak lain untuk mencetak generasi baru, sehingga merasakan apa ayang dirasakan kaka-kaka ketika menjadi panitia.

Memasuki acara inti, yaitu manaqiban, pemutaran video dokumenter, dan  sharing dengan angkatan 2013 (kaka tertua) yang lebih tau perjuangan awal berdirinya CSSMoRA di UIN Bandung. Manaqiban yang dipimpin Abdulloh Azzahid dan dilanjutkan doa oleh Ka Dena (angkatan 2014).  Setelah itu, sudah berganti suasana lebih santai, dengan MC nonformal Rahimah dan Hasib yang membawa kita pada tawa-haru ketika pemutaran video dokumenter yang menceritakan perjalanan CSSMoRA dari kepengurusan Ka Zidni (2013-2014) sampai ka Rinaldi (2016-2017). Acara masih berlanjut, sharing bareng kaka 2013 yang dipimpin langsung oleh Ketum PTN sebagai moderator, Ka Anugrah  dan Ka Fahmi yang maju di depan untuk menyampaikan apa yang seharusnya diperbaiki untuk masa selanjutnya dan cerita (flash back) sejenak masa lalu CSSMoRA UIN Bandung.

Tidak berhenti begitu saja semangat anggota CSSMoRA malam itu. Acara yang selalu ditunggu-tunggu dan pasti di akhir sesi. Yaitu makan bersama setelah pemotongan tumpeng. Seperti biasa, telah ditata sedemikian rupa, dan hanya boleh standar kaki satu menambah suasana kebersaan keluarga CSSMoRA UIN Bandung. Dan acara selesai sekitar pukul 01.00 dan para anggota yang hadir bergegas meninggalkan TKP.

(Atssania Z & M. Fahri Y.), Anggota BSO Jurnalis ORASI CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar