Apa kabar?

Post Top Ad

Selasa, 17 Desember 2019

Deklarasi Ikatan Alumni CSSMoRA



Program kerja yang menjadi unggulan Kabinet Bersahaja. DIA (Deklarasi Ikatan Alumni) CSSMoRA salah satu program dan sekaligus harapan dari pengurus nasional periode 2019-2020. DIA alhamdulillah sudah terlaksana, bersamaan dengan acara puncak harlah ke-12 CSSMoRA. Acara puncak yang memiliki konsep Napak Tilas CSSMoRA selaras dengan DIA. Karena apa? Kedua acara tersebut sama-sama melibatkan alumni CSSMoRA, sehingga bersambungan dan keterkaitan yang erat diantara keduanya.

Acara Napak Tilas CSSMoRA, melibatkan ketua-ketua CSSMoRA Nasional dari tahun 2007-2019. Akan tetapi pada tanggal 14 Desember kemarin hanya 5 orang yang dapat hadir dari 12 Ketua. Dari 5 Narasumber tersebut menceritakan alur, dinamika yang terjadi di kepengurusan CSSMoRA Nasional. Perjuangan yang luar biasa tersebut, juga mendasari kenapa diadakannya DIA (Deklarasi Ikatan Alumni). Hal ini disebabkan banyak alumni yang sudah berkiprah dan berangkat dari CSSMoRA, tapi hilang begitu saja karena tidak ada wadah yang menampung kisah juga masa depan yang akan ditularkan atau disalurkan kepada adik-adik penerus (CSSMoRA).
Sekitar pukul 11.45 WIB pada hari Sabtu (14/12) kemarin, Deklarasi Ikatan Alumni diucapkan oleh seluruh alumni yang dapat hadir di dalam forum tersebut, yang berlokasi di aula teater lantai 4 Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dengan khidmah dan penuh harapan, awal langkah ini bisa berkelanjutan dan menjadikan CSSMoRA semakin eratnya silaturahmi, sekalipun anggota sudah tidak kuliah, atau sedang mengabdi, berkiprah di luar sana. Akan tetapi dengan adanya wadah, insya Allah ada bentuk kepedulian dan tempat untuk kembali dan mengulang cerita yang lalu sekaligus bertukar informasi untuk jaringan kedepannya bagi para alumni CSSMoRA.
Acara demi acara terlewati, dan masih melanjutkan diskusi tentang DIA. Sekitar pukul 13.30 WIB, dilanjutkan dalam pembahasan tindak lanjut. Seperti formatur yang telah dibentuk pada saat itu juga. Tugas tim formatur itu adalah yang merumuskan struktur tetap dan juga aturan atau landasan yang juga akan dimasukkan dalam ART CSSMoRA, terkait anggota pasif.
Tim formatur terdiri dari ketua yaitu Mas Arif Kurniawan (Ketua CSSMoRA Nasional 2007), dan sekretaris oleh Mas Zidni Nafi (Ketua CSSMoRA Nasional 2016), dan anggotanya terdiri dari dua alumni (perwakilan) tiap perguruan mitra. Rencana tindak lanjut DIA, sudah mulai dirintis. Untuk selanjutnya semoga bisa istiqomah, serta niat baik dalam merangkul alumni semoga diberi kemudahan.

[Live Report, Atssania Zahroh]