Laman

Sabtu, 28 Maret 2015

CSSMoRA UIN SGD Adakan Baksos di Arcamanik

Bandung- CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan Bakti Sosial (baksos) Learning Motivation Study yang terselenggara di  SDN 1 Arcamanik, Sindanglaya luhur, kota Bandung, Sabtu (28/3) lalu. Acara bekerja sama dengan Komunitas Peduli Negeriku, Jaringan Mahasiswa Lintas  Agama (Jarilima), dan Badan Ekskutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Islam (BEM STFI) Sadra Jakarta. 

Kedatangan mereka disambut  dengan meriah oleh pihak sekolah dan warga setempat. Acara ini merupakan bentuk kepedulian terhadap perkembangan pola belajar anak, khususnya di daerah yang kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.



Acara yang diikuti oleh siswa-siswi SDN 1 Arcamanik tersebut mulai memanas ketika tempat pelatihan berpindah ke Balai Desa setempat, yang sebelumnya berada dihalaman sekolah. Di sana mereka dikelompokkan agar bisa belajar bersosial dan tolong menolong, dan setiap kelompok didampingi oleh panitia untuk merumuskan lagu kebangsaannya atau yel-yel.

Setelah selesai membuat yel-yel, panitia  memberikan motivasi belajar dan arahan, agar mereka bisa membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan. Kemudian masing-masing kelompok dibekali kardus, koran, gunting, dan alat-alat tulis lainya, untuk mengikuti perlombaan hias tulisan antar kelompok. Sebelum lomba dimulai, setiap kelompok wajib menyanyikan yel-yel kebangsaannya, yang dipimpin oleh ketua kelompok masing-masing.

Bukan hanya perlombaan hias tulisan saja, tetapi ada juga dimeriahkan lomba memasukan pena kedalam botol, dan mengangkat bola pimpong dengan tali. Menariknya, setiap kelompok dalam perlombaan-perlombaan tadi terjadi saling adu kemampuan dan kekompakan. Kemudian, perlombaan berakhir dengan kesenangan serta acara ditutup dengan pembagian hadiah kepada para peserta.

Rohmah Tiningsih, anggota CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang ikut serta dalam baksos tersebut mengatakan bahwa acara ini dapat menyalurkan kekratifan siswa-siswi SDN 1 Arcamanik. “Saya kira acara ini dapat menyalurkan kekreatifan mereka dan juga bisa menumbuhkan semangat dalam belajar,”  pungkas mahasiswa jurusan Tasawuf Psikoterapi semester II itu. (Wasik-Rudi/Zidni)

1 komentar: