Langsung ke konten utama

Kenyataan Diri

Oleh:Moh. Fathurrohman

Aku begitu gagah berdiri diatas bumi
Berbuat dan berkata sesuka hati
Tak jarang orang lain aku sakiti
Tanpa harus aku sadari dan sesali

Adu domba membuatku bangga
Memalsukan harapan sudah  jadi kebiasaan
Berkhianat ku jalani dengan hikmat dan nikmat
Menipu bagaikan tugas utamaku
Mencaci maki terus saja ku tapaki

Harus aku sebut apa diriku ini?
Mungkinkah aku hewan yang rupawan
Atau mungkin kera yang budiman
Apa mungkin juga tumbuhan yang berperasaan

Tapi.....
Bukankah aku ini manusia
Yang senantiasa memiliki pikir dan rasa
Menyatu dalam jiwa pesona
Hingga harus melahirkan akhlak mulia

Bagaimana denganku ini?
Sudahkah aku menjadi manusia?
Atau hanya sebatas nama belaka.

(Zidni)

Postingan populer dari blog ini

Yuk, Cari Tahu Perbedaan Psikoterapi Barat dan Psikoterapi Islam

Setelah kita mengetahui pengertian psikoterapi, tentunya dalam pemikiran kita muncul berbagai macam pertanyaan terkait pembahasan tersebut.  Nah, pada kali ini akan membahas mengenai perbedaan psikoterapi Barat dan psikoterapi Islam. Apa yang menjadi topik perbedaan antara keduanya? Sudut pandang psikoterapi dari mana yang efektif untuk digunakan? Mari kita cermati sama-sama  Psikoterapi ialah perawatan yang menggunakan alat, teori dan prinsip psikologik terhadap permasalahan yang berasal dari kehidupan emosional dan seorang ahli menciptakan hubungan yang profesional dengan pasien. Sedangkan psikoterapi Islam ialah teknik penyembuhan/penyelesaian masalah kejiwaan/mental dengan sentuhan spiritual yang menggunakan metode Islami seperti zikir, penerapan akhlak terpuji dan lainnya berdasar Al-Qur’an dan hadits.  Jika diteliti dari pengertian keduanya, tentu sudah terlihat berbeda bukan? Perbedaan psikoterapi Barat dan psikoterapi Islam: 1. Objek Utama Psikoterapi Dalam pandangan psikologi

SISTEM KHILAFAH UNTUK INDONESIA ?

Bangsa indonesia dibangun oleh Founding-father, Kyai, Jajaran pemerintahan atas pondasi yang kuat. Pondasi itu meliputi Prinsip UUD ’45, Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika. Gagasan pada prinsip-prinsip dasar tersebut tak lepas dari persetujuan tokoh-tokoh muslim, seperti K.H. Hasyim Asyari, K.H. Wahid Hasyim dan yang lainnya. Dalam praktiknya, pemerintahan indonesia mengandung prinsip Islam, sehingga masyarakat Muslim bisa hidup dengan menjalankan syariat Islam tanpa hambatan.

PBSB 2016 Telah Dibuka

Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Ditpontren) Kemenag RI telah membuka pendaftaran PBSB tahun 2016-2017. Selengkapnya lihat di Pengumuman PBSB 2016 http://pbsb.ditpontren.kemenag.go.id/