Laman

Jumat, 26 Agustus 2016

Sukseskan PON XIX 2016, MUI Jabar Gelar Istighosah Bersama Santri

Majelis Ulama Indonesia provinsi Jawa Barat menggelar doa bersama untuk mesukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 yang akan dilaksanakan di 16 kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Doa bersama yang melibatkan sekitar 127 santri tersebut, termasuk diantaranya adalah anggota PBSB UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dilaksanakan di gedung Pusat Dakwah Islam (PUSDAI) Kota Bandung. Dengan menggunakan 4 mobil Kodam TNI-AD, para santri diantar menuju tempat acara. Selain itu, acara doa bersama tersebut juga di hadiri oleh ibu-ibu Majelis Ta’lim, Bapak-bapak, anak-anak dan remaja di sekitar Bandung Raya.

Pekan Olahraga Nasional akan dilaksanakan dari tanggal 17-29 September 2016. Sebanyak 44 cabang olahraga akan diperlombakan di PON ke-XIX nanti. Dengan jumlah peserta sekitar 30 ribu orang.



Doa bersama yang diselenggarakan pada tanggal 25 Agustus kemarin berkat kerjasama antara MUI Jabar dengan pelaksana PON 2016. Acara ini juga merupakan bagian dari sosialisasi kepada masyarakat Jawa Barat pada umumnya dan kota Bandung pada khususnya sebagai tuan rumah agar turut mensukseskan pesta olahraga masyarakat Indonesia ini.

Dalam sambutannya, ketua MUI Jawa Barat, Prof. Dr. KH. Rachmat Syafe’i Lc. MA. mengatakan bahwa ‘Olahraga adalah bagian dari kehidupan, kita juga membutuhkan pendekatan rohani. Semoga kita dijadikan juara dengan melibatkan Allah Swt’. Terima Kasih juga kepada para Santri, majelis-majelis ta’lim, pasukan kodim dan jamaah lainnya yang telah menyempatkan hadir dalam acara doa bersama ini. Demikian sambutan ketua MUI Jawa Barat yang merupakan pengasuh dari Pesantren Al-Wafa', salah satu pondok pesantren di Bandung yang mendapatkan amanah untuk membimbing santri PBSB Kemenag RI regional UIN SGD.

Pagelaran Pekan Olahraga Nasional nantinya juga diharapkan sukses baik dalam hal penyelenggara, prestasi dan terutama dapat berpengaruh bagi perekonomi masyarakat. Aamiin. (Unhy/ Alifa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar