Laman

Senin, 15 Mei 2017

UIN SunanGunung Djati Bandung Siap Selenggarakan Tes SBMPTN



Oleh : Atsania Zahroh dan Endah Safitri Ani
Photo by: Dodi Alfayet
UIN Sunan Gunung Djati Bandung adalah salah satu tempat yang dipilih oleh pusat untuk menyelenggarakan tes SBMPTN regional Bandung. Tes SBMPTN di UIN Bandung akan diselenggarakan besok (16 Mei 2017). Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung (kampus satu) diliburkan selama dua hari, tanggal 15-16 Mei 2017 demi suksesnya pelaksanaan tes SBMPTN di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Satu hari sebelumnya (15/4), pihak UIN Bandung telah melakukan persiapan final sebelum hari H, mulai dari penempelan nomor peserta dan sterilisasi ruangan tes.
“Saya selaku penanggung jawab, merasa bangga dengan pelaksanaan tes SBMPTN yang baru pertama kali ini diadakan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ini menjadi salah satu bukti bahwa UIN Bandung semakin bersaing dan bisa berjajar dengan universitas-universitas  lain. Selain itu, UIN Bandung pun semakin melek IT”, tutur Staff Ahli, Dr. Eri Hardiyana, M. Pd.

Terlaksananya tes SBMPTN di UIN Bandung membawa dampak baik terhadap kemajuan UIN. Hal ini mendorong para teknisi, dosen, maupun mahasiswa UIN harus siap dengan IT.
Persiapan tes SBMPTN sudah dari jauh-jauh hari, sekitar dua bulan sebelumnya sudah dipersiapkan secara bertahap. Sebelum adanya keputusan bahwasannya UIN Bandung ditunjuk sebagai salah satu tempat tes, UIN Bandung harus melaksanakan survey web untuk CBP (Computer Based Test). Sedangkan PBT (Paper Based Test) juga harus dipersiapkan secara matang. Mengenai pelaksaan pada hari H, harus menyiapkan penyambutan ribuan peserta tes SBMPTN.

Photo by: Dodi Alfayet
UIN Bandung sebelumnya ditentukan sebagai tempat tes cadangan. Namun setelah akumulasi data peserta, terjadi pembludakan peserta (45.000 peserta wilayah Bandung) sekaligus bentrok antara Ujian Nasional Sekolah Dasar dan SBMPTN yang bersamaan pada tahun ini. Sehingga terjadi pengalihan tempat, yang awalnya di SD ataau SMP sekitar Bandung kota, lalu dipindahkan ke UIN Bandung. Setelah penetapan tempat, terdapat utusan UIN Bandung yang diwajibkan mengikuti training ke ITB. Training di ITB merupakan salah satu persiapan pada hari H (16/5), mulai dari teknis dan antisipasi trouble sistem dan sebagainya.

Semua persiapan di UIN Bandung di-backup oleh staff ahli bidang akademik, Dr. Eri Hardyana, M. Pd. selaku penanggung jawab. Eri sebagai penyampai atau mensosialisasikan dari pusat ke UIN Bandung terkait dengan segala ketentuan teknis maupun logistik pelaksanaan tes SBMPTN. “Untuk kedepannya perlu adanya perbaikan dari segi IT dan teknisi. Karena, tidak menutup kemungkinan di tahun-tahun yang akan datang akan berbasis CBT secara keseluruhan”, tutur Eri.

Berita oleh Crew BSO Orasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar