Laman

Senin, 15 Januari 2018

Ngaji Bareng Cak Nun: Man ‘Arafa Nafsahu, Qad ‘Arafa Rabbahu’


 
Bandung- CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung merayakan ulang tahunnya yang ke-4 dengan menggelar pengajian bareng Emha Ainun Nadjib yang biasa dikenal dengan panggilan Cak Nun, Buya Nursomad Kamba dan Haidar Bagir. Tema yang diangkat dalam Ngaji Bareng adalah ‘Rimba Raya Ilmu Pengetahuan’. Kegiatan berlangsung di aula Abdjan Solaeman UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jum’at, 24 November 2017.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 19.00 WIB yang dibuka oleh MC pra acara puncak yaitu  Novi Yulianti (CSSMoRA angkatan 2014) dan Ikhfanudin (CSSMoRA angkatan 2017). Dilanjutkan sambutan oleh Ketua CSSMoRA UIN Bandung oleh Muhammad Rinaldi (CSSMoRA angkatan 2015). Acara yang ditunggu-tunggu penonton, khususnya peserta yang memenangkan lomba FASTABIQ dan CSS CUP, pembagian hadiah.

Acara puncak  peringatan harlah CSSMoRA UIN Bandung ke-4 telah tiba. Lamhod Burju Moko Pinayungan (CSSMoRA angkatan 2015) dan Siti Rahma Sahida (CSSMoRA angkatan 2017) sebagai MC dengan smooth memandu acara demi acara. Susunan acara yang diawali pembukaan dan sampai pada sambutan bapak dekan, Prof. Dr.H. Rosikhon Anwar Pengelola PBSB UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sambutan kedua oleh Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Malam bahagia itu, juga momen launching buku Indonesia Apa Adanya Karya Emha Ainun Nadjib. Suasana lebih hidup dengan tepuk tangan ratusan penonton yang memadati lokasi ketika Cak Nun, Haidar Bagir, dan Buya Kamba menandatangani poster dari buku tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu ngaji bareng Cak Nun, Haidar Bagir, dan Buya Kamba yang juga sebagai pemimpin do’a sebelum acara berakhir. “Siapa yang mengenal dirinya, maka akan mengenal Tuhannya”, kalimat yang diulang-ulang dalam ngaji bareng malam itu. Kesempurnaan terletak pada pemahaman manusia yang dikaruniai akal. Akal yang berpikir sehingga memahami alam, di situlah dia mengenal Tuhannya. Yang pertama adalah Allah, dijelaskan dalam Al-Qur’an, di tampakkan dalam alam semesta, dan dipelajari oleh manusia dengan kemampuan akalnya.

Acara ngaji bareng ini berakhir pada pukul 23.30 WIB acara ini berlangsung dengan antusias yang luar biasa dari jama’ah (peserta) pengajian, hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengunjung yang melebihi batas dari perkiraan panitia. Penonton yang memadati aula Abjan Solaeman bukan sekedar kalangan mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati, namun masyarakat sekitar Bandung bahkan daerah luar Bandung juga turut menyemarakkan acara ngaji bareng Cak Nun.

Nefa Utami Putri (Angkatan 2017), Anggota BSO Jurnalis ORASI CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar