Laman

Selasa, 15 Oktober 2019

Ngaji Sasrta: Menjadikan Jiwa Apa Adanya



Sabtu, 12 Oktober 2019, CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan acara Ngaji Sastra bersama Ibu Fatin Hamama dan Buya Nursamad Kamba. Acara ini dimulai pada pukul 08.30 di gedung Aula Kopertais.
Acara ini dibuka dengan pemukulan gong oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag. Acara ini kemudian disusul dengan launchingnya lagu Mars CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Ngaji Sastra merupakan acara pertama dari rangkaian Harlah CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ngaji sastra ini sangat disambut baik oleh para penikmat sastra. Dan ternyata sangat banyak yang berminat dalam sastra, hal ini dibuktikan dengan hadirnya lebih dari 200 peserta.
Tema Ngaji Sastra ini adalah Melembutkan Jiwa Melalui Sastra. Ibu Fatin menuturkan bahwa “Sastra itu tidak melembutkan, tapi tak juga mengeraskan tapi sastra itu membuat hati apa adanya.”  
Dalam acara ini, Ibu Fatin Hamama membagikan pengalamannya dari kecil saat mulai menyukai sastra (puisi). Dalam dialognya, Ibu Fatin memberikan pesan kepada seluruh peserta yang notabene mahasiswa jurusan Tasawuf Psikoterapi bahwa "Puisi yang paling indah adalah keluarga dan bahwa segala sesuatu itu harus dipersiapkan dari hal-hal yang kecil dan itu dimulai dari diri sendiri. 
Ibu Fatin juga memberikan nasihat kepada kita semua yaitu lakukanlah apa yang kalian inginkan. Carilah sesuatu yang pas untuk diri kalian. Dan menjadi sastrawan  tak harus yang mempunyai jabatan namun, setiap orang bisa menjadi sastrawan karena masing-masing pribadi mempunyai pengalaman-pengalaman yang dapat dituliskan.  
Ngaji Sastra ini mendapat respon positif dari Ibu Fatin Hamama selaku sastrawan internasional dan beliau berharap agar setiap orang dapat belajar dari pengalaman.

BSO Orasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar