Laman

Senin, 02 Mei 2016

Gara-Gara Dua Tema, FORDISK Menjadi Menarik

 
Bandung, – CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali mengadakan program kerja mingguan yaitu “Fordisk” (Forum Diskusi). Namun, ada yang menarik Fordisk CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung kali ini dengan sebelumnya. Pasalnya, diskusi kali ini mengangkat dua tema sekaligus dalam satu forum. Biasanya, hanya mengangkat satu tema.

Dengan mengangkat tema “Meng-kopiah-kan Pancasila” dan “Islam dan Rasionalitas”, diskusi tersebut dilaksanakan di Taman Masjid Iqomah Indah (TMII) UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada sabtu lalu, (30/04/2016).

Saat di temui tim jurnalis CSS, Abdul Wasik, Ketua CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung  mengatakan bahwa ada yang berbeda Fordisk kali ini.

“Fordisk kali ini sengaja langsung mengangkat dua tema sekaligus. Hal ini dikarenakan pemateri kelompok minggu lalu berhalangan hadir. Jadi kita gabung saja dengan kelompok minggu ini. Dan temanya tetap dua, begitu pula pematerinya,” Tutur mahasiswa asal Lamongan tersebut.

Diskusi tersebut di hadiri sekitar 20 orang anggota CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Adapun pematerinya ialah saudara Moh. Fathurrohman dengan membawakan tema “Meng-kopyah-kan Pancasila” dan saudara Yudy Prayoga dengan temanya “Islam dan Rasionalitas”.

Kegiatan yang berlangsung kurang lebih 3 jam ini terasa menggema saat dua tema tersebut memaparkan semangat nasionalisme, Pancasila, dan Islam yang saling beriringan. “Islam adalah esensi, dan negara ini adalah kenyataan. Jadi kita harus mengamalkan nilai-nilai Islam dinegara ini. Dan Pancasila sudah mengandung nilai-nilai Islam.”, ujar pemateri asal Pati tersebut.

Senada dengan hal tersebut, Yudi Prayoga juga menjelaskan tentang Islam dan rasionalitas yang menjadikan kita tidak jumud lagi. “Islam dan rasionalitas sekarang sudah diterima di zaman modern ini, termasuk di Indonesia. Dalam pandangan Islam rasionalitas, Pancasila itu di dalamnya mengandung nilai-nilai Islam,” papar pemateri asal Lampung.

Untuk melengkapi diskusi agar lebih bermakna dan menarik, di akhir acara kedua pemateri membacakan puisi yang bertajuk semangat nasionalisme dan pentingnya akan nilai-nilai Islam. 

"ini menarik sekali, sebab ada pembacaan puisi di akhir diskusi. ini membuat kami semangat kembali. apalagi puisinya yang dibawakan dengan nada yang nasionalis," kata Wahyu, salah satu peserta diskusi, (Murniati Djufri/Alifa)

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Saya sekeluarga mengucapkan banyak trima kasih kepada AKI MUPENG karena atas bantuannyalah saya bisa menang togel dan nomor gaib hasil ritual yang di berikan AKI MUPENG bener-bener dijamin tembus dan saat sekarang ini kehidupan saya sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya itu semua berkat bantuan AKI kini hutang-hutang saya sudah pada lunas semua dan.sekarang saya sudah buka usaha sendiri. jika anda mau bukti bukan rekayasa silahkan hubungi/sms AKI MUPENG di 0852 9445 0976, atau KLIK DISINI, insya allah angka beliau di jamin tembus dan beliau akan menbantu anda selama 3x putaran berturut-turut akan memenangkan angka togel dan ingat kesempatan tidak datang 2x,trima kasih.

    BalasHapus