Laman

Minggu, 19 November 2017

Putra-Putri Utusan Jurusan Tasawuf Psikoterapi UIN Bandung





Mahasiswa PBSB UIN Sunan Gunung Djati Bandung jurusan Tasawuf Psikoterapi atas nama Lamhod Burju Moko Pinayungan dan saudari Murniyati Djufri menuai prestasi dalam seleksi penulisan paper. Mereka juga terpilih untuk mempresentasikan hasil paper mereka dalam International Seminar on Tasawuf Nusantara Aceh – 1 2017 yang dilaksanakan di Aceh pada Senin, 13 November 2017. Progam ini  diselenggarakan atas kerjasama fakultas Ushuluddin jurusan Filsafat UIN Araniry dengan Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM). 

Saudara Lamhod dan Murniyati mendapatkan informasi melalui info yang disebarkan oleh mahasiswa PBSB UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tanggal 8/11 adalah pengiriman paper terakhir dan dilanjutkan pengumuman bagi peserta yang lolos pada tanggal 10/11. Terkait ketentuan dan pengumuman (seperti di atas), mereka sudah menginformasikan progam ini ke berbagai sosial media agar banyak yang mengikuti ajang bergengsi ini. Sayangnya kurangnya tanggapan dari mahasiswa lainnya. Sehingga mereka berdualah yang berkesempatan untuk unjuk gigi di ajang mahasiswa Tasawuf Psikoterapi diantara beberapa orang yang tertarik dalam International Seminar on Tasawuf Nusantara Aceh – 1 2017 kali ini.

Respon dari ketua jurusan Tasawuf Psikoterapi sendiri sangat baik. Karena ajang mahasiswa jurusan Tasawuf Psikoterapi ini membawa dampak positif bagi peserta sendiri dan membawa pengaruh yang baik untuk akreditasi jurusan Tasawuf Psikoterapi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Mereka berkontribusi dalam memperkenalkan adanya jurusan Tasawuf Psikoterapi di UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berdiri sejak tahun 1998. Kesan dari saudara Lamhod dan Murniyati sendiri  cukup bahagia, karena banyak bertemu dengan para dosen baik itu Doctor maupun Profesor. Hanya empat pesertalah, dua diantaranya tidak lain adalah saudara Lamhod dan Murniyati  yang beruntung bersanding dengan orang-orag besar di sana dan mempresentasikan karya terbaiknya. Alhamdulillah.. Perwakilan dari UIN Bandung ini berpesan agar lebih memperhatikan jika ada informasi terkait event seperti ini. “Ajang seperti ini memberikan tantangan dan motivasi bagi kita supaya tertantang, kita disibukkan dengan hal hal yang positif, bergelut dengan buku-buku. Mampu menambah wawasan, walaupun sedikit dan apabila ada informasi dan terus digali, tidak hanya dibiarkan saja”, tambah peserta perwakilan dari UIN Bandung.

Dari penjelasan di atas, semoga penulis dan pembaca termotivasi menjadi orang sukses, terus berkarya dan terus disibukkan dengan hal hal yang positif. Dalam hidup kita tidak lain adalah agar berguna bagi diri sendiri, dan terlebih untuk orang di sekeliling kita.

Ade Rahma Wati (Angkatan 2017), Crew BSO CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar