Langsung ke konten utama

Liga Santri Nasional 2017, Darul Huda (Ponorogo) Vs Darul Hikmah (Cirebon)



Bandung-Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada  tanggal 29 Oktober 2017 malam dipadati pengunjung. Santri menjadi bagian dari keramaian malam ini. Puncak Liga Santri Nasional 2017 dalam rangka perayaan Hari Santri Nasional tepat pada malam final perebutan juara satu. Tim dari pondok pesantren Darul Huda Ponorogo melawan tim dari pondok pesantren Darul Hikmah Cirebon.

 

Acara diawali dengan salat maghrib berjamaah bersama di GBLA. Setelah itu, para penonton menempatkan diri di tribun dan mengikuti acara pembukaan malam puncak Liga Santri Nasional 2017. Para petinggi-petinggi hadir dan memenuhi area VIP, salah satunya adalah wali kota Bandung, Bapak Ridwan Kamil (Kang Emil). Sungguh luar biasa agenda seperti ini, yang menunjukkan keahlian santri selain di bidang keilmuan Islam, yaitu bidang olah raga.  

Sebagian besar santri pondok pesantren Al Wafa menjadi salah satu dari ribuan penonton dalam malam puncak Liga Santri Nasional malam itu. Para santri berangkat sekitar pukul lima sore dari kobong.  Dengan rasa senang dan bangga, santri Al-Wafa bisa menyaksikan aksi teman senasib mereka dalam arena pertandingan. 



"Menurut saya bagus dengan diadakannya acara Liga Santri Nasional seperti ini. Sehingga bisa terjalin silaturrahim antar pesantren. Karena kemungkinan kecil untuk menyaksikan secara langsung aksi para santri dari nusantara yang luar biasa.” Papar salah satu santri al-wafa.

Agenda menyaksikan Liga Santri Nasional 2017 salah satu program kerja PSDM yang bekerja sama dengan pengurus pondo pesantren Al Wafa. Sehingga, seluruh santri PBSB ataupun santri non PBSB bersatu dengan bangga menyandang gelar santri dan bangga bisa turut serta dalam mendukung acara bergengsi ajang para santri.

Santri Al Wafa turut bahagia atas kemenangan tim pesepak bola dari Darul Huda Ponorogo dengan skor 1-0. Sekitar pukul 22.00 WIB pertandingan selesai. Menandakan para penonton dan santri Al Wafa untuk kembali ke asal. Seluruh santri Al-Wafa yang hadir pulang bersama menuju kobong masing-masing.

Atssania Zahroh (Angkatan 2016), crew BSO Jurnalis CSSMoRA UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Pimred)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yuk, Cari Tahu Perbedaan Psikoterapi Barat dan Psikoterapi Islam

Setelah kita mengetahui pengertian psikoterapi, tentunya dalam pemikiran kita muncul berbagai macam pertanyaan terkait pembahasan tersebut.  Nah, pada kali ini akan membahas mengenai perbedaan psikoterapi Barat dan psikoterapi Islam. Apa yang menjadi topik perbedaan antara keduanya? Sudut pandang psikoterapi dari mana yang efektif untuk digunakan? Mari kita cermati sama-sama  Psikoterapi ialah perawatan yang menggunakan alat, teori dan prinsip psikologik terhadap permasalahan yang berasal dari kehidupan emosional dan seorang ahli menciptakan hubungan yang profesional dengan pasien. Sedangkan psikoterapi Islam ialah teknik penyembuhan/penyelesaian masalah kejiwaan/mental dengan sentuhan spiritual yang menggunakan metode Islami seperti zikir, penerapan akhlak terpuji dan lainnya berdasar Al-Qur’an dan hadits.  Jika diteliti dari pengertian keduanya, tentu sudah terlihat berbeda bukan? Perbedaan psikoterapi Barat dan psikoterapi Islam: 1. Objek Utama Psikoterapi Dalam pandangan psikologi

Download LIRIK dan MARS CSSMoRA

D Jreng, jreng.. G Genggam tangan satukan tekad Am C G Tuk meraih mimpi Am C G Saatnya santri gapai prestasi Am G Untuk negeri ini Reff : G Satu padu kita bersama Am C G Tuk menggapai cita Am C G Langkahkan kaki tetapkan hati Am G Demi bumi pertiwi C Bangkitlah kawan Wujudkan impian G Perjuanganmu kan slalu dikenang C Bangkitlah kawan tuk kita buktikan G Pesantren kita selalu di depan Am G Bersama CSS MoRA Download Mars CSSMoRA

Always Beside You

Hujan. Selalu hujan. Beginilah keadaan kota Yogya. Sudah 1 bulan terakhir hujan terus menyapa kota ini. Hujan yang turun begitu deras membuat aktivitas orang-orang menjadi terganggu. Namun, Tuhan itu maha adil. Ia tak pernah lupa memberikan anugerah dibaliknya. Tuhan selalu menyajikan keindahan bagi setiap umatnya. Salah satu keindahan itu adalah pelangi. Pelangi sering sekali muncul dipenghujung hujan sore hari. Warna-warnanya memberikan ketenangan bagi sebagian orang yang memang mengaguminya. Begitupun dengan gadis manis yang tengah duduk bersama sahabatnya di bawah naungan atap jerami. Pondok kecil yang sengaja dibangun di bawah pohon besar oleh kedua ayah mereka. Tempat itu mereka jadikan sebagai tempat tinggal mereka yang kedua. Di pondok itulah mereka sering habiskan waktu luang mereka bersama. Abimanyu Dirgantara dan Nora Prasvara. Mereka adalah dua orang yang begitu dekat. Keduanya bersahabat sejak belia, persahabatan itu masih kokoh terjalin. Dan tahun ini merupakan tahu